PUBERTAS

PUBERTAS Badan kamu berubah! Sadar gak sih? Itu berarti, kamu masuk masa pubertas. Kamu bukan lagi anak kecil, tapi remaja perempuan yang siap menjadi dewasa. Masa peralihan ini disebut pubertas, atau masa akil balik. Tidak ada usia standar dimulainya masa pubertas ini. Umumnya, remaja perempuan Indonesia mengalaminya di usia 10 sampai 14 tahun. Di masa peralihan ini, sebaiknya kamu sering curhat pada Mama atau kakak perempuan. Tanyakan bagaimana pengalaman pubertas mereka dulu. Setidaknya, dengan curhat kamu tidak merasa sendiri dalam melalui masa pubertas yang penuh warna ini. Memasuki masa pubertas, otak kamu mengeluarkan hormon khusus yang akan memicu perubahan-perubahan dalam tubuh kamu. Namanya hormon gonadotropin-releasing (GnRH). Saat GnRH mencapai kelenjar di bawah otak, maka kelenjar ini akan melepas dua hormon pubertas ke dalam aliran darah: hormon luteinizing (LH), dan hormon follicle-stimulating (FSH). FSH dan LH akan menuju ke sepasang ovarium di dalam tubuh kamu, yang sudah berisi sel telur sejak kamu lahir. Hormon-hormon ini menstimulasi ovarium untuk memproduksi hormon lain lagi, yang namanya estrogen. Estrogen, bersama dengan FSH dan LH, berfungsi untuk menyiapkan badan kamu untuk bisa hamil. Disamping itu juga, hormon-hormon tersebut yang menyebabkan perubahan badan di masa pubertas ini, antara lain payudara, rambut, bentuk badan, dan yang paling penting, menstruasi. Payudara Umumnya, masa pubertas perempuan ditandai dengan tumbuhnya payudara. Biasanya kamu akan merasakan adanya tonjolan kecil di bawah salah satu atau kedua puting susu di dada kamu, yang akan membesar dalam beberapa tahun mendatang. Itu juga berarti kamu harus mulai mengenakan bra atau BH. Sebuah pengalaman yang menarik saat pertama kali mengenakan bra. Gak usah malu. Kamu mulai masuk gerbang menjadi perempuan dewasa! Rambut Kamu mulai menyadari tumbuhnya rambut-rambut halus di daerah pangkal paha, bawah lengan dan betis kamu. Banyak perempuan yang membersihkan rambut-rambut ini, walau gak ada alasan medis untuk itu. Jika kamu juga mau menghilangkannya, gunakan alat cukur khusus perempuan, gunakan untuk kamu sendiri (no sharing, please). Untuk menghindari iritasi kulit, basahi kulit kamu dengan air sabun atau krim khusus (shaving cream). Bentuk Badan Disamping bertambah tinggi, ….coba ngaca….sekarang pinggul kamu jadi tambah berisi dan pinggang jadi ramping. Badan kamu mulai menyimpan lemak di beberapa bagian tubuh, yaitu di perut, bokong dan paha. Ini normal, kok, bentuk badan perempuan memang khas seperti itu. Jangan merasa malu atau merasa tidak puas dengan badan kamu. Jangan juga membanding-bandingkan dengan bentuk badan para model kurus yang sering kamu lihat di TV atau majalah. Setiap badan orang berkembang secara khas. Ingat, nilai seorang perempuan tidak terletak di ukuran badannya, tapi lebih pada perilaku dan sikap menghargai diri sendiri! Menstruasi Memasuki pubertas, berarti saatnya siklus menstruasi atau mens dimulai. Umumnya, mens pertama (menarchy) terjadi di antara usia 10 sampai 16 tahun. Mens terjadi karena sel telur yang diproduksi ovarium tidak dibuahi/difertilisasi oleh sel sperma (yang dikeluarkan oleh alat reproduksi laki-laki) di dalam uterus kamu. Jika sel telur dibuahi, maka sel tersebut akan berkembang dan tumbuh menjadi bayi. Untuk menyiapkan adanya bayi, jaringan pembuluh darah (endometrium) berkembang di dinding rahim kamu. Jika sel telur tidak bertemu dengan sel sperma, maka endometrium tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Jaringan tersebut menjadi luruh seperti cairan darah kental dan mengalir keluar melalui vagina. Mens terjadi selama 3-7 hari dan siklusnya (masa ke mens berikutnya) tidak sama untuk setiap perempuan. Umumnya satu siklus adalah 21-35 hari. hari ke-13 sampai 16 siklus mens adalah masa puncak fertilitas atau masa subur kamu. hari ke-9 sampai 12 dan hari ke-17 sampai 20adalah hari-hari di mana fertilisasi mungkin terjadi. Sekarang kamu adalah seorang perempuan dewasa secara biologis. Jika kamu sudah mens, berarti secara fisik, kamu sudah bisa hamil dan punya bayi. Mengapa? Klik saja Sistem Reproduksi untuk tahu lebih jauh tentang apa yang terjadi dalam proses reproduksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s